
Apakah anda khawatir akan bekas luka setelah facelift?
Salah satu
concern utama dari pasien-pasien saya tentang operasi facelift adalah rasa
takut bekas luka yang akan terlihat. Ini adalah kekhawatiran yang bisa
diterima. Bekas luka bisa tidak sedap dipandang. Plus, kebanyakan orang menginginkan
wajah yang terlihat diremajakan secara alami, bukan dengan operasi.
Terlihatnya
bekas luka akan tergantung pada beberapa faktor seperti:
+ Ukuran luka
+ Seberapa cepat
penyembuhannya
+ Tipe kulit
pasien
+ Umur dan
kesehatan pasien
+ Seberapa baik
pasien merawat luka selama proses penyembuhan
+ Ketrampilan
ahli bedah dan penempatan sayatan
Apa itu bekas luka?
Bekas luka
adalah bekas yang ditinggalkan pada kulit anda setelah terlukai, baik oleh
kecelakaan, infeksi, atau prosedur medis, termasuk facelift. Bekas luka biasanya
terbentuk oleh jaringan fibrous dan adalah bukti bahwa badan anda bekerja untuk
memperbaiki luka.
Bekas luka biasanya memudar dari waktu
ke waktu. Khas dari bekas luka dimulai dari warna merah atau merah jambu, tapi
kemudian memudar ke warna seperti kulit. Sementara perawatan dapat memperbaiki
penampilan bekas luka, itu tidak bisa sepenuhnya hilang. Penempatan sayatan
yang tepat sangatlah penting sehingga bekas luka tidak terlihat.
Kapan saja kulit terpotong atau terluka,
bekas luka akan terbentuk. Karena alasan ini, prosedur apapun yang dipuji
sebagai facelift tanpa bekas luka bukanlah facelift sebenarnya, tetapi
kemungkinan adalah sebuah bentuk dari dermal filler injection, chemical peel,
dan skin resurfacing treatment. Meskipun demikian, hal-hal tersebut tidak
memberikan perbaikan dramatis yang sama seperti operasi.
Dr. Sang Yoon Lee, salah satu dokter
operasi plastik termuka di Korea, mengatakan bahwa semua teknik facelift
menggunakan sayatan yang berhati-hati diletakkan dibelakang garis rambut,
diantara persimpangan telinga dan wajah dan/atau dibawah dagu.
Selain penempatan yang tepat, Dr. Lee
menyorot pentingnya menutup luka di beberapa lapisan upaya untuk menhilangkan
ketegangan dipermukaan, memungkinkan bekas luka untuk memudar dan tetap tipis.
Sementara itu, kegagalan untuk menghilangkan
ketegangan superficial, Dr. Lee mengingatkan, hampir akan selalu menimbulkan
bekas luka yang tebal, tidak merata, atau lebih buruk lagi, scar migration yang
lebih susah untuk diperbaiki sejak sayatan lain—yang juga memiliki potensi
untuk berubah menjadi bekas luka yang terlihat—selalu dibutuhkan.
Meskipun penutupan dan penempatan luka
benar, beberapa pasien secara bawaan rentan terhadap keloid dan bekas luka
hipertrofik. Menurut penelitian, orang Africa dan Hispanik kebih rentan
terhadap resiko tersebut dibandingkan dengan orang kulit putih karena kompleksi
mereka yang lebih gelap.
Usia adalah penentu predisposisi lain
akan bekas luka yang agresif, dengan penelitian yang mengusulkan orang dewasa
yang lebih tua kurang rentan terhadap bekas luka yang tebal dibandingkan dengan
orang lebih muda (antara 10-30) karena perbedaan “molekuler” dalam cara tubuh
mereka menanggapi luka. Untungnya, facelift hampir selalu dilakukan di usia
antara 40 dan 50.

Disaat bekas luka operasi facelift
ditempatkan di daerah tersembunyi, tetaplah penting untuk bersikap proaktif.
Contohnya, ahli bedah yang bijaksana melihat pasien mereka secara teratur untuk
mengidentifikasikan kelainan luka dan menggunakan perawatan yang diperlukan
untuk mengatasi masalah tersebut.
Beberapa dokter merekomendasikan
perawatan laser untuk membantu mepercepat penyembuhan dan memungkinan mencegah
bekas luka yang agresif, sementara dokter lain memilih untuk menggunakan krim
bekas luka silikon dan/atau plester, yang dinyatakan akan menghidrasi kulit dan
mengurangi kelebihan produksi kolagen.
Suntikan steroid, sementara itu, mungkin
di jamin jika bekas luka operasi mulai menebal. Namun, harus digunakan dalam
bentuk yang sangat encer dan setiap perawatan diberi jarak setidaknya 4-6
minggu terpisah untuk mencegah jaringan atrophy (penampilan berongga), pembuluh
darah sarang laba-laba, dan hypo-pigmentation dimana bagian yang diobati
berubah lebih terang dibanding warna kulit sekitarnya.

*KONSULTASI ONLINE GRATIS*
(Bahasa)Blog http://jwbeautyind.blogspot.kr/
(Bahasa)Facebook@JWPlasticSurgery.ID www.facebook.com/JWPlasticSurgery.ID
(Bahasa)Instagram@jwbeautykorea www.instagram.com/jwbeautykorea/
(English)Homepage http://www.jwbeauty.net/eng/
#jw #beauty #korea #seoul #gangnam #klinik #operasi #bedah #plastik #hasilyangbaik #bagus #aman #cantik #mata #hidung #dahi #kepuasan #keyakinan #seluruh #kosmetik #dengan #terbaik #hasil #puas #kemampuan #gambar #sebelum #setelah #alami #Rhinoplasti
Comments
Post a Comment